Sebagai lanjutan dari arsip sebelumnya, kembali Pelajaran Bahasa Indonesia di Jari Kamu
akan membagi salah satu 'varian'-nya, yaitu Homofon; sekaligus menutup
bahwa arsip ini merupakan arsip yang terakhir terkait dengan 'Tiga
Homo'. Ya, selain Homonim dan Homograf, kita juga mengenal Homofon.
Untuk yang satu ini, kita kadang salah menggunakannya. Kata 'hukuman' kerap kali kita ganti dengan kata 'sangsi', padahal bukan kata itu yang dimaksud, seharusnya sanksi.
Homofon adalah kata yang pelafalannya sama, namun tulisan dan maknanya berbeda.
Contoh:
1.Bang Ahmad menabung di bank Mandiri.
2.Saya sangsi jika dia akan mendapat sanksi dari pimpinan.
3.Di masa sekarang ini, banyak sekali terjeadi pergerakan massa.
4.Mekanik itu memperbaiki mobil tank dengan sebatang tang saja.
5.Sekalipun kamu menghiba, aku tetap tak memberi kesempatan sekali pun juga.
Untuk yang satu ini, kita kadang salah menggunakannya. Kata 'hukuman' kerap kali kita ganti dengan kata 'sangsi', padahal bukan kata itu yang dimaksud, seharusnya sanksi.
Homofon adalah kata yang pelafalannya sama, namun tulisan dan maknanya berbeda.
Contoh:
1.Bang Ahmad menabung di bank Mandiri.
2.Saya sangsi jika dia akan mendapat sanksi dari pimpinan.
3.Di masa sekarang ini, banyak sekali terjeadi pergerakan massa.
4.Mekanik itu memperbaiki mobil tank dengan sebatang tang saja.
5.Sekalipun kamu menghiba, aku tetap tak memberi kesempatan sekali pun juga.


0 komentar:
Posting Komentar